1Pay - Quick Connect, Pay Flexible | API OTP Payment Policy

Kebijakan pembayaran

Berita, Informasi perusahaan, dan media

(Lampirkan Kontrak no 1PAY_A_B2B/ no - tahun /HDHT/Account_1Pay.vn

yang ditandatangan pada tanggal…………….di antara PSG 1PAY dan……………………)

PERATURAN KEBIJAKAN LAYANAN API OTP CHARGING

PASAL 1: ISTILAH

  • API OTP charging: Pihak A memberikan Pintu Pembayaran kepada Pihak B untuk menghubungkan perhitungan biaya konten layanan permainan dan jejaring social… Jumlah pembayaran akan dikreditkan di tagihan (untuk pelanggan pasca bayar) atau  langsung mengurangi rekening (untuk pelanggan bayar dimuka) nomor telepon genggam pelanggan.
  • Cara pembayaran
    • Pembayaran per transaksi
  • Kanal pembayaran: ada 2 kanal
    • API OTP: Jika pelanggan yang memohonkan pembayaran melalui piton pembayaran perusahaan Telekom akan diterima satu kata sandi sekali (OTP) melalui SMS. Pelanggan memasukkan kode ini di website dan seluruh proses pembayaran akan dilaksanakan di sistem Pihak B (website, wapsite, client). Pihak B akan dikeluarkan API untuk mengintegrasikan pada sistemnya
    • Website (SMS OTP): Jika pelanggan yang memohonkan pembayaran melalui piton pembayaran perusahaan Telekom akan diterima satu kata sandi sekali (OTP) melalui SMS. Pelanggan memasukkan kode ini di website untuk pembayaran.
  • Pesan MT (Mobile Terminated): adalah pesan pengumuman konten transaksi sukses
  • Data untuk perhitungkan bagi biaya (CDR): adalah berita layanan yang Pihak B mengirim kepada pelanggan.
  • API (Application Programming Interface): adalah antarmuka pemrograman aplikasi
  • Pemberi layanan: Sekarang ini Pihak A sedang memberikan layanan jejaring Mobifone dan Viettel. Jika pemberi jejaring lain melaksanakan layanan ini, Pihak A akan memberikannya kepada Pihak B.

PASAL 2: BIAYA

  1. Harga satuan yang digunakan untuk pelanggan, berdasarkan pembagian dan peraturan MT (termasuk pajak pertambahan nilai)

No

Menagih pelanggan

(termasuk pajak pertambahan nilai)

(Dong/transaksi)

Menagih pelanggan

(tidak termasuk pajak pertambahan nilai)

(Dong/transaksi)

Harga satuan yang digunakan untuk Pihak A

(Tanda ĐG A )

Viettel

(60%)

MobiFone

(65%)

 

1

0

0

0

0

 

2

1.000

909

600

650

 

3

2.000

1.818

1.200

1.300

 

4

3.000

2.727

1.800

1.950

 

5

4.000

3.636

2.400

2.600

 

6

5.000

4.545

3.000

3.250

 

7

10.000

9.091

6.000

6.500

 

8

15.000

13.636

9.000

9.750

 

9

20.000

18.181

12.000

13.000

 

10

30.000

27.272

18.000

19.500

 

11

50.000

45.454

30.000

32.500

 

12

100.000

90.909

60.000

65.000

 

 
  1.  (Harga satuan dapat disesuaikan dalam proses kerjasama menurut permohonan perusahaan telekom)
  2. Peraturan biaya yang lain

Selain itu, Pihak A dan pihak B akan membagi Biaya yang lain (jika ada) (Biaya promosi pemberi jejaring jika ada, biaya layanan penanganan keluhan pelanggan, kerugian) yang berdasarkan hasil pemeriksaan yang sebenarnya yang Pihak A mengirim kepada Pihak B bulanan.

Sebagai hasilnya

Jumlah pendapatan Pihak A DTA = DT­AVTM + DTAVMS

Di dalamnya:

  • Pendapatan pemberi jejaring Viettel

DT­AVTM = CDR­VTM x ĐG­VTM A hưởng– Biaya yang lain (jika ada)

  • Pendapatan pemberi jejaring Mobifone

DTAVMS = CDRVMS xĐG­VMS A hưởng– Biaya yang lain (jika ada)

 

PASAL 3: PEMBAGIAN PENDAPATAN

Jumlah pendapatan yang harus dibayar untuk Pihak B dihitung seperti yang berikut:

Jumlah pendapatan bagi dari layanan dalam masa kerja sama (DT)

(tidak termasuk pajak pertambahan nilai)

 

Pendapatan yang dibayar untuk Pihak B (DTB)

(tidak termasuk pajak pertambahan nilai)

DT = DTA /1,1

DTB= TLB * DT

 

Di dalamnya:

+ DT: Jumlah pendapatan bagi dari layanan dalam masa kerja sama yang dihitung di atas

+ TLB: tarip yang harus dibayar untukPihak B. Tarip TLB disebutkan secara terperinci di bawah:

 

a) Siklus pembayaran bulan

No      

 

Jumlah pendapatan bagi dari layanan dalam masa kerja sama (juta)

Tarip %

(TLB)

1

DT<50

82%

2

50≤ DT<100

85%

3

DT ≥100

88%

 

b) Siklus pembayaran 15 hari

   

No      

 

Jumlah pendapatan bagi dari layanan dalam masa kerja sama (juta)

Tarip %

(TLB)

1

DT<50

81%

2

50≤ DT<100

84%

3

DT ≥100

87%

Di dalamnya:

  • Tarip pembagian pendapatan dapat disesuaikan dalam proses kerjasama menurut permohonan perusahaan telekom, atau persetujuan para pihak.

 

PASAL 4: PERATURAN SANKSI BERLAKU

1. Peraturan sanksi yang berlaku

  • Dalam proses pemeriksaan konten, jika Pihak A menemukan bahwa mitra mengirim informasi yang salah pada pelanggan atau konten yang tidak sama dengan skenario  terdaftar, Pihak A akan memberlakukan hukuman termasuk tidak membagi pendapatan atau mengakhiri kontrak.
  • Mitra yang melanggar lebih 10 keasalahan/ 01 bulan: berhenti layanan dan melikuidasikan kontrak.

2. Peraturan konten:

    Keumuman:

  • Pihak A mengelola command code menurut skenario command code yang diberitahukan oleh mitra, mitra penuh bertanggung jawab konten terperinci dan Pihak A memproseskan memrikaskan kembali untuk membanding dengan skenario yang diberitahukan, menggunakan sanksi tidak pemeriksaan dan melikuidasikan kontrak untuk mencegah menyebar luas pesan spam atau konten yang buruk.
  • Konten yang diberi oleh mitra harus sah, sehat, tidak melanggar budaya, adat istiadat, dan ketentuan hukum. Mitra penuh bertanggung jawab di depan hukum, masyarakat dan pengguna jika ada permasalahan – permasalahan yang timbul terkait dengan konten tersebut.
  • Pihak A hanya mengakui produk yang mempunyai skenario terperinci.

PASAL 5 : MASA LAKU ADDENDUM

  • Kedua belah pihak membuat perikatan untuk melaksanakan konten tersebut diatas, jika ada kesulitan, permasalahan yang timbul pada masa pelaksanaan kontrak ini, para pihak dapat membicarakan, sepakat untuk memcapai penyelesaian yang terbaik untuk kerjasama para pihak.
  • Addendum ini berlaku sejak tanggal penandatanganannya dan merupakan bagian yang tak terpisahkan dengan kontrak nomor 1PAY_A_B2B/no - tahun/HDHT/Account_1Pay.vn yang ditandatangan pada tanggal…………..…….di antara PSG 1PAY dan………………….….
  • Addendum ini dibuat dalam 03 (tiga) bentuk yang asli, Pihak A menyimpan 02 (dua), Pihak B menyimpan 01 (satu), yang mempunyai kekuatan hukum yang sama.

WAKIL PIHAK A

 

 

 

LUYỆN NGỌC HUY

WAKIL PIHAK B

 

 

 

--------------------------